Minggu, 24 Mei 2015

saya tahu, kesalahan terbesar saya adalah menutup telinga rapat-rapat. seakan akan tidak peduli dengan suara suara di sekeliling saya.
betapa bodohnya saya, sebab hal itu membuat saya menjadi buta dengan keadaan sekitar.
sampai suatu ketika, saya baru menyadari apa yang saya lakukan adalah kurang tepat.

saya perlu merungu, sesekali. saya perlu melihat, sewaktu-waktu. terlalu menuli dan membuta bukanlah tindakan yang tepat.

setelah semua, ah.... betapa-makin bodohnya saya.... hanya bisa berkata "selama ini saya kemana?" hahaha

dan ketika saya tahu.... saya malah tidak tahu saya harus bagaima? tertawa bahagia, atau malah menangis berduka. (satu hal ini yang belum saya temukan jawabannya.) yang jelas... saya menjadi tahu. dan hmmmm.... alhamdulillah . saya lebih lega setelah tahu akan hal ini.

lega..... lega...... legaa......
hahahahahahay

Tidak ada komentar:

Posting Komentar