Ini adalah tulisan saya waktu pertama kali terdaftar jadi jurnalis. saya menemukan ini beberapa waktu lalu. nah, karena saya berharap tulisan ini jangan sampai lumutan karena hanya tersimpan di netbook saya, saya berniat untuk berbagi kepada kalian para pembaca. semoga bermanfaat ya.. ^_^
-------------
Jum’at,
8 Februari sampai 10 Februari 2013, di sekolah saya mengadakana cara Pelatihan
Jurnalistik dengan bertemakan ‘Menjadi Jurnalis Kreatif dan Bertanggung Jawab’ acara
ini di hadiri oleh 20 peserta dari siswa/siswi MAN Salatiga yang terdaftar.
Saya pun salah satu dari 20 peserta itu.
Acara
pelatihan tersebut berlangsung selama 3 hari. Pada hari pertama, di hadiri oleh
beberapa team redaksi dari Kompas. Salah satunya adalah Sonya Hellen Sinombor.
Beliau menerangkan beberapa hal kepada kami tentang; About Journalist, berita,
bentuk atau jenis berita, dan masih banyak lagi.
About Journalist
“Journalist it not
medicane, but it can heal. It is not law, but it can bring about justice. It is
not military, but it can help us safe.” (Mary Maps)
Dari
3 pokok penuturan Mary Maps tersebut, Ibu Sonya Hellen menjelaskan kepada
peserta pelatihan. Bahwa;
Journalist
it not medicane, but it can heal (jurnalis itu bukan
obat, tetapi dapat menyembuhkan). Beliau berkisah; Suatu ketika ada seorang
balita yang mengidam tumor ganas di kepalanya bertahun-tahun, tidak dapat
menjalankan operasi lantaran perekonomian yang kurang. Pada saat itu juga, para
dokter meminta kepada journalist agar meliputnya. Setelah masalah itu di
publikasikan melalui media cetak/masa, tidak jarang para kalangan atas
menyumbang biaya operasi untuk si balita tersebut.
It
is not law, but it can bring about justice (jurnalis bukan
hukum, tetapi dapat mendatangkan keadilan) pada kalimat tersebut, beliau
kembali bercerita; Seorang ibu yang berboncengan dengan anaknya menggunakan
sepeda motor. Ketika di tengah jalan mereka mengalami kecelakaan dengan truk.
Anaknya meninggal dan ibunya selamat tetapi mengalami cacat. Para penegak hukum
menyalahkan ibunya karena ibunya di anggap sebagai pelaku penyebab anaknya
meninggal. Dan akhirnya ibunya pun di penjara. Selang waktu berminggu-minggu,
ada seorang journalist mewawancarai ibunya. Setelah semua clear dan
telah di publikasukan, barulah si ibu di siding kembali dan di nyatakan tidak
bersalah.
It
is not military, but it can help us safe. (Jurnalis bukan militer,
tapi dapat melindungi). Di kalimat terakhir ini, Ibu Sonya berkisah lagi
tentang seorang anak yang baru baligh diperkosa oleh ayah tirinya.
Kemudian ada salah satu jurnalis yang tahu dan diliput. Setelah itu, pihak komas
pun mengetahuinya, sehingga anak tersebut mendapatkan perlindungan.
JOURNALIST???
· Wartawan: orang
yang bekerja di surat kabar/majalah, televise, radio, jaringan internet
(online) selama 24 jam. Mencari, menentukan, menulis/melaporkan berita yang
diperoleh kepada public.
·
Journalis
sekedar pekerjaan: tetapi JALAN HIDUP yang di tuntut mencari gagasan yang baru.
Seorang wartawan maupun
journalist tidak mengenal waktu kapan dia akan bekerja. Karena mereka bekerja
kapan saja dan dimana saja. Dalam artian begini: mereka bekerja ketika ada
suatu objek yang menarik.
Seorang journalis harus
empati pada saat mewawancarai seorang yang terkena musibah.
BERITA
Berita adalah peristiwa
secara factual dan dipublikasikan kepada masyarakat melalui media (cetak,
elektronik, maupun online).
·
TOLOK UKUR
BERITA
Aktual
|
Tokoh, Selebriti
|
“Kedekatan”
|
Aneh
|
“Konflik”
|
Trends
|
“Perubahan”
|
Hiburan
|
Dampak dan pengaruh
|
Human Interest
|
•
BENTUK/JENIS
BERITA
§ Berita
lugas (hard news/straight news)
Berita
yang baru saja terjadi. Berita yang harus secepat-cepatnya dipublikasikan
kepada masyarakat. Dan cara menulis harus masuk pokok berita (persoalan). dan
5W + 1H tidak boleh ada unsur opini. (Fakta yang harus diangkat)
§ Berita
halus (soft news/feature)
Tidak
bisa di tulis bahasa dan kalimat yang sulit disampaikan sebagai berita lugas.
Cara menulisnya lebih fleksibel, menggunakan bahasa dan kalimat yang dapat
membuat orang bisa menangis, tertawa, marah, atau terharu, senang, terhibur,
dan bangga.
Dalam menulis berita,
wartawan harus menemukan dan memastikan peristiwa. Peristiwa harus sesuai
dengan jalan cerita dengan menggunakan unsur 5W + 1H
a)
What: Apa
peristiwanya
b)
Who: Siapa yang
terlibat
c)
When: Kapan
peristiwa terjadi
d)
Where: Dimana
peristiwa terjadi
e)
Why: Mengapa
terjadi
f)
How: Bagaimana
peristiwa itu terjadi
(ditambah : so what dan what next)
BENTUK FEATURE
a.
Tulisan kecil
menyangkut kemanusiaan
b.
Sidebar
c.
Sketsa
d.
Feature
e.
Feature komphre
konsif
f.
Pengalaman
pribadi
TEKNIK WAWANCARA
Pegangan yang harus di
lakukan ketika wawancara adalah:
1) Persiapan
yang matang
2) Buat
janji dan tepati janji
3) Bertindak
dan berfikir positif
4) Percaya
diri
5) Cakap
6) Well informed
7) Tetaplah
bekerja dalm batasan-batasan norma
8) Jangan
menjadi polisi
9) Jangan
menembak dari berbagai arah
10) Jangan
takut
11) Harus
gigih
Hal
yang harus diingat setelah melakukan wawancara adalah:
•
Meminta nomor
telepon kepada narasumber.
•
Pertanyaan yang
di tanyakan kepada narasumber tidak boleh di ulang-ulang.
•
Jika ada lebih
dari satu pewawancara harus ada koordinasi awal.
BELAJAR MENULIS BERITA
Sebelum Menulis
•
Observasi
Observasi
yang di lakukan sesuai dengan unsur 5W + 1H
•
Buatlah Outline
1. Tentukan
angel (sudut pandang) beritanya. Pokok dari inti yang di tulis: peristiwa,
statement/imbuan, dll
2. Pastikan
semua kebutuhan sudah ada (5W+1H)
Panduan Menulis Berita
1.
Gunakan kalimat
yang sederhana
Dalam
satu kalimat tidak lebih dari satu pemikiran.
2.
Gunakan
kata-kata yang meyakinkan pembaca bahwa pembuat berita telah melaporkan
peristiwa itu secara akurat dan sesama.
3.
Gunakan bahasa
sehari-hari.
4.
Gunakan gaya
penuturan (bertutur/bercerita).
AKURASI
- Penulisan nama, pangkat, dan
jabatan ditulis dengan benar.
- Penulisan alamat harus jelas dan
akurat, kalau perlu dicek
- Penulisan waktu kejadian harus
tepat (pagi, siang, malam).
- Penulisan angka-angka harus valid
- Kutipan atau pernyataan narasumber
yang ditulis langsung tidak boleh distorsi (kalau bisa apa adanya)
MENULIS BERITA
Struktur Penulisan
Piramida terbalik
-
Lead, semua
informasi penting pada awal.
-
Tubuh berita 5W
+ 1H dan “so What”.
Latar
belakang
-
Akhiran: detail
dan keterangan tambahan.
STRUKTUR PENULISAN
Ringkassan dan
kronologi
a.
Brita dimulai
dengan ringkasan berita
b.
Kronologi
peristiwa
c.
Pengembangan
peristiwa
Tahap menulis
1.
Menulis judul
a. Tidak
boleh lebih dari 5-6 kata
b. Hindari
penggunaan istilah.
Contoh: sabut SK bekas terpidana
Lead News
·
LEAD: kalimat
utama/alenia pertama
·
Jumlah kata
tidak lebih 400 kata
·
Angelnya harus
jelas. Tidak boleh 1isu. Tidak boleh loncat-loncat
·
Perbedaan Lead
News (langsung pada masalah) – Softnews (tidak langsung)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar