Qul bifadl lillaahi,
wa birachmatihii
fabidzaalika fal
yafrachuu.
Katakanlah
(Muhammad) dengan fadol Allah (karunia)
Dan
rachmatNya (berupa Nabi dan syari’at)
Maka
hendaknya mereka bergembira atas semua itu. (QS. Yunus: 58)
Allah.. lihatlah aku yang tengah sibuk dengan
keberadaankku sekarang ini..
Merangkai kata dari satu huruf ke huruf lain.
Bukan karena ku ingin merayuMu dengan rayuan-rayuan
munafik,
Yang hanya timbul di awang-awang langit tetepi tak
sampai hati.
Atau… hanya ingin mengapresiasikan apa yang ada di
pikiran saja.
Jujurlah. Ini dari hati nurani, duhai Allah..
Ingin ku katakan kepadaMu.
Tentang bentuk cintaMu kepada insan ciptaanmu.
Aku hanya ingin Engkau menyampaikan salam rinduku
terhadap rasulMu.
Yaaaa!! Yang beliau memberikan kepada para umat
terdahulu ataukah sekarang, bahkan nanti.
Yang melalui perataranya Engkau dapat turunkan
Al-qur’an.
Dan melalui sabdaMu melalui beliau, para khalifah
bumi mengenal kewajiban dan larangan yang Engkau tetapkan.
Bahkan para khalifah bumi dapat mengetahui bagaimana
mendekatkan diri kepadMu.
Kepadamu Rasulullah yang di rindui oleh beribu umat
yang mencintaimu,
Cukuplah al-qur’an yang begitu subi sebagai bukti
keberadaanmu, duh Rassul.
Takkan terbayangkan jika tiada sosok seperti
engkau, bagaimana nanti para umat manusia?
*Ps: sebenarnya saya
tidak tahu kalau pernah menulis tulisan ini. Mungkin tulisan awal masuk SMA
hihihi lucu juga bisa nulis kaya gitu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar