Rabu, 24 April 2013

kerinduan Senja


Bismillahir-rahmaanir-rahiim
Mega orange terlihat jelas menyibak masa menjadi sore dengan terpungguk-pungguk menenggelamkan mentari yang hampir seharian menerangi fatamorgana di bumi..

Dengan seksama dan tanpa harap-harap berlebihan, ku nikmati moment-moment seperti ini. Tak ku mengerti... aku merasa bahwa senja ini adalah senja kerinduan.. kerinduan pada sosok yang mengenalkanku pada keharuman senja..

senja dengan lantunan-lantunan kalamullah.. menyimpan sejuta makna d balik keindahan warna senja kini.
---
Terlalu capat dentuman detik berbaris maju. Warna senja akan habis jua. Harap-harap aku ingin memperlambat segalanya yang akan memisahkanku pada senja di depan kejadianku. kejadianku yang masih dalam posisi bersimpuh pada awang-awang bumi.

aku masih terpaku dan memaku-kan diriku di tempat dimana aku dapat melihat senja dengan jelas. Ada satu bujukan untukku meninggalkan segalanya yang aku lihat. yaitu waktu. semakin ia berjalan maju, pandanganku terhadap pesona senja mulai pudar.

Angan memaksaku untuk meminta mereka untuk menghentikan perjalanan mereka. tapi. aahhh itu tidak mungkin. tetap saja... Aku tak ingin beranjak. menit dan detik tetak berkejar-kejaran. aah berapa kali aku harus bilang bahwa aku tak ingin pesona senja kali ini berlalu dengan cepat. Mereka harus tahu bahwa aku tak ingin meninggalkan senja saat ini. Aku ingin meraka tahu bahwa aku tak ingin pergi dari tempat dimana aku dapat melihat senja sekarang. Aku ingin mereka mengerti. #astaghfirullahal'adzim..
---
Sosok itu lagi. Dia muncul dalamremang-remang khayalanku. Sosok yang mengenalkanku pada ambang senja yang menyingsing pada paras hati yang semula adalah kelam. Aku ingat.. Ia membuncah kegalauanku yang seakan-akan terus mengakar pada ruhku yang rapuh(red: dahulu).

Namun… perkenalanku pada nuansa senja, kini telah hampir mengakar pada relung kesedihan. Karena keindahan senja itu..

Aaahhh,.. Sudahlah, mereka begitu memukau pada ketegaran dalam hatiku sendiri yang penuh dengan lubang-lubang kecanggungan dengan pikatan erat.. Atau dalam dinginnya kenistaan yang membatu. Bahkan.. Dari gelapnya lubang hati yang terjal dan dalam.
---
Aku dapat merasakan... aku merasakan adanya cahaya yang membopong hati itu pada setungging cahaya yang gemilang.

Aku merasakan sesuatu yang berbeda. Aku merasakan hangat diantara hawa dingin yang mencekam. Aku dapat mencium semerbak suasana senja ini atas kasih yang terlempar di antara bunga-bunga senja yang tersenyum merekah terhadapku. Seperti pikulan rindu yang menekan pada punggung keraguan..

Aku merindukannya.. Aku tak ingin pergi meninggalkan senja yang walaupun telah habis dalam hitungan detik. Aku hanya ingin mereka mengerti bahwa aku ingin menikmati senja dengan menyampaikan bait-bait rindu yang ku titipkan pada Sang Pemberi rindu.

***

Tak pernah terlintas pada akalku yang bekerja pada satu khayalan untuk segera bangkit pada keterpurukan(kemarin). Kini… Entahlah.. Aku ingin segera beranjak menemukan cahaya indah dari celah senja yang merampas kepahitan hidup ini..

Kegetiran pilihan yang dahulunya adalah raja dari jiwaku.. Aku yaqin.. Kini  telah berubah dengan keyaqinan untuk mengdekati cahaya  itu. Subhanallah.. Aku tersadar. Ternyata aku tertiup oleh kesejukan kalamNya di senja penuh warna.. hingga aku lupa terhadap kebutaanku akan hal yang meragukan.


Selasa, 23 April 2013

Tanda Hati yang Sakit

bismillahir-rahmanir-rahim..

Di antara tanda hati yang sakit adalah hamba sulit untuk merealisasikan tujuan penciptaan dirinya, yaitu untuk mengenal Allah, mencintai-Nya, rindu untuk bertemu dengan-Nya, kembali kepada-Nya dan memprioritaskan seluruh hal tersebut daripada seluruh syahwatnya. Akhirnya, hamba yang sakit hatinya lebih mendahulukan syahwat daripada menaati dan mencintai Allah sebagaimana yang difirmankan Allah ‘azza wa jalla,
أَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ أَفَأَنْتَ تَكُونُ عَلَيْهِ وَكِيلاً
Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? (QS. Al Furqan: 43).

Beberapa ulama salaf menafsirkan ayat ini dengan mengatakan,

هو الذي كلما هوى شيئا ركبه . فيحيا في هذه الحياة الدنيا حياة البهائم لا يعرف ربه عز وجل ولا يعبده بأمره ونهيه كما قال تعالى :
 ( يَتَمَتَّعُونَ وَيَأْكُلُونَ كَمَا تَأْكُلُ الْأَنْعَامُ وَالنَّارُ مَثْوىً لَهُمْ)(محمد: من الآية12)

“Orang yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah dia yang senantiasa menunggangi hawa nafsunya, sehingga kehidupan yang dijalaninya di dunia ini layaknya kehidupan binatang ternak, tidak mengenal Rabb-nya ‘azza wa jalla, tidak beribadah kepada-Nya dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, persis seperti firman Allah ta’ala (yang artinya), ‘Dan orang-orang kafir bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang. Dan jahannam adalah tempat tinggal mereka’ (QS. Muhammad: 12).”

Jadilah Pemaaf

Renungan N Kisah Inspiratif | 23 April 2013
Bismillahirr Rahmanirr Rahim ...

Suatu ketika Rasulullah SAW sedang duduk, tiba-tiba beliau tertawa sehingga tampaklah gigi-gigi serinya.

Maka sahabatnya Umar RA. kebingungan dan bertanya, “Wahai Rasulullah, ayah dan ibuku sebagai tebusanmu, apakah yang membuatmu tertawa?”

Beliau menjawab, “Ada dua lelaki dari umatku yang dikumpulkan di hadapan Rabbul Izzah, Allah Ta'alla.

Salah satu di antaranya berkata, ‘ Wahai Rabb, ambilkanlah hakku yang dizhalimi oleh orang ini!’ Maka Allah Ta'alla berfirman, ‘kembalikan hak saudaramu yang telah engkau zhalimi!’

Orang itu berkata, ‘Wahai Rabb, tidak ada lagi kebaikan yang tersisa.’

Yang seorang lagi berkata, ‘Wahai Rabb, biarlah dia menanggung sebagian dari dosa-dosaku!’

Rasulullah SAW mencucurkan air matanya kemudian bersabda, “ Sungguh, hari itu adalah hari yang berat. Pada hari itu manusia perlu dipikulkan dosa-dosanya.”

Maka Allah Ta'alla berfirman kepada orang yang dizhalimi itu, “Angkatlah matamu dan perhatikanlah surga-surga itu!”

Orang itu berkata, “ Wahai Rabb, aku melihat kota-kota dari perak dan istana-istana emas yang ditaburi mutiara. Untuk nabi, orang shaddiq, atau syahid yang mana semua ini?”

Allah Ta'alla berfirman, “Ini semua untuk siapa saja yang membayar harganya.”

Orang itu berkata, “Wahai Rabb siapa pula yang memiliki (harga)nya?”

Allah berfirman, “Engkau memilikinya.”

“Dengan apa, wahai Rabb?” tanyanya.

“ Dengan pemberian maafmu kepada saudaramu.”

“Wahai Rabb, aku telah memaafkannya.”

Allah Ta'alla berfirman, “ Peganglah tangan saudaramu itu, lalu bawalah ia memasuki surga.”

Kemudian Rasulullah SAW bersabda,

ittaquLLaha wa ashlihuu dzaata bainikum, fa innaLLaha ta’ala yushlihu bainal mu’miniina yaumal qiyamati.

“ Hendaklah kalian bertaqwa kepada Allah dan memperbaiki hubungan di antara sesama kalian, karena sesungguhnya Allah memperbaiki hubungan di antara orang-orang yang beriman pada hari kiamat.” (HR Hakim dari Anas bin Malik RA)

Semoga Bermanfaat :")

Jumat, 19 April 2013

12 ciri sahabat sejati Menurut Imam Ghozali


bismillahir-rahmanir-rahim... semoga bermanfaat :")

Mari kita simak 12 Ciri Sahabat Sejati Menurut Imam al-Ghazali di bawah ini:

  1. Jika kau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu;
  1. Jika engkau merapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan membalas balik persahabatanmu itu;
  2. Jika engkau memerlukan pertolongn darinya, maka ia akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuannya;
  3. Jika engkau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambut dengan baik;
  4. Jika ia memproleh suatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu;
  5. Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik dari dirimu, maka akan berupaya menutupinya;
  6. Jika engkau meminta sesuatu bantuan darinya, maka ia akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh;
  7. Jika engkau berdiam diri (karena malu untuk meminta), maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi;
  8. Jika bencana datang menimpa dirimu, maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu itu;
  9. Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu;
  10. Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencana itu;
  11. Jika kamu berdua sedang berbeda pendapat atau berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga.
Ingatlah kapan terakhir kali Anda berada dalam kesulitan.
Siapakah yang berada di samping Anda?
Siapakah yang mengasihi Anda ketika Anda merasa tidak dicintai?
Siapakah yang tetap bersama Anda, bahkan ketika Anda tak bisa memberikan apa-apa?

Itulah SAHABAT Anda.
Apakah kita telah memiliki sahabat sejati seperti itu?
Bukankah lebih baik jika kita introspeksi diri dulu, apakah diri kita sudah layak disebut sebagai sahabat sejati?
Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita.
Dalam masa kesulitan, kita mengenal siapa sahabat kita.

Rabu, 17 April 2013

manakah diantaranya?


"….kalau engkau dicintai orang dan mencintai, senanglah hatimu! Tandanya hidupmu telah berharga, tandanya engkau telah masuk daftar anak bumi yang terpilih. Tuhan telah memperlihatkan belas kasihanNya kepadamu lantaran pengaduan hati sesama makhluk. Dua jiwa di sebrang  masyrik dan maghrib telah terkungkung dibawa satu perasaan di dalam lindungan Tuhan…." (Al Anisah Mai)

Kata itu. Kalimat itu. Benarlah. Ia yang membuat aku dilema oleh permasalahan yang terpampang jelas pada pelupuk mataku. 'engkau dicintai orang dan mencintai'. Kata itu. Serasa aku tengah berada dalam ambang pintu yang nyata.

Masih terputar 2 ungkapan dari 2 orang yang berbeda..

Pijakan Musafir Cinta

bismillahir-rahmanir-rahim..

Tentang musafir cinta. Iya!!... Terbilang tidak akan bertemu pada tempat yang dijanjikan oleh kedua insan. Namun ternyata akan bertemu di penghujung jalan kecintaannya..

Jalan yang mungkin ketika tiap-tiap lisan masih tersumbat oleh ketentuan-ketentuannya… dengan bismillah tiap langkah yang terniatkan karena kecintaan terhadapNya, kedua belahan jiwa itu akan bertemu pada jalan cintaNya..

Tentu saja ini semua mungkin akan terus menjadi rahasia Allah.. Dimana tempatnya dan kapan pertemuan itu akan terlaksana. Tapi, suatu saat Allah sendirilah yang akan membuka rahasia itu. Tiada rahasia yang terus tersimpan dalam lubang keriuhan. Allah akan menampakkan rahasia yang selama ini tersimpan dalam misteri cintaNya.

Tidaklah mudah ketika berjalan dalam sandaran fillah… karena kadang iman akan berbalik arah pada suatu yang tak di harapkan.

Niatan berjalan dengan sandaran fillah, kemudian akan berubah menjadi niatan karena hal lain. Maka tak jarang ketika di tengah-tengah perjalanan, ia temukan jalan yang berliku penuh lubang, ia gugur dalam medan tersebut lantaran jatuh pada lubang satu-dua-dan tiga, kemudian… ia menonjolkan sifat keputus asaan yang tiada habisnya.

Lain lagi dengan sandaran fillah, terasa mudah menyusuri jalan yang berliku dan menanjak. Tiada keluh yang tersampaikan pada tiap langkah kakinya ketika berjalan menempuh satu titik yang ia cari. Terasa mulus dengan sabar yang terhias dalam berjalan menggapai cahaya walaupun jatuh bangun karena lubang yang menyesatkan.

Subhanallah.. Ketika telah sampai di pucuk perjuangan yang nyata, dan benar keduanya saling dipertemukan pada satu jalan yang bernama: jalan cintanya. Apa lagi yang akan dapat tersampaikan melalui bibir mungil sang musafir kecuali kata: 'alhamdulillah' tanpa henti??


Sabtu, 13 April 2013

Surat Merah Muda Ukhty Untuk Akhiy

bismillahir-rahmanir-rahim.. xixixixi setelah terpendam beberapa tahun dan bulan, tidak sengaja menemukan surat ini
:") "MEDA MOHON.. yang baca jangan salah faham dulu. ini surat sebelum Meda ngedapetin HIDAYAH" :") Medaa mosting cuman buat gurauan aja.. :")



╰♥♥♥╮✽╰♥♥♥╮  Akhi… ╰♥♥♥╮✽╰♥♥♥╮
Akhi…
Tak sharusny aku berkata seperti ini,
karna memang ada kesalahan besar jika aku mngutarakan hal ini

Akhi..
sejujurny, aku tak berani ungkapkan hal ini.
Tapi 4 JANJI itu seakan-akan selalu mnghantuiku ketika aku ingin menutupi suatu hal kepadamu.

Akhi..
Sadarkah engkau?
Akhir-akhir ini, jarang sekali aku menemukan kebahagiaan yg biasanya kau krimkan untukku.
Ak merasa janggal dengan sikapmu yg akhir2 ini aneh trhdapku.

Akhi..
Ini buatku tak mngrti apa yg harus aku perbuat :'(
Tiap kali aku sempatkan waktuku untukmu.
Tiap kali aku akan bercerita tentang kisah yang kualami hari ini
Selalu ada-ada saja kesibukan yang menghadangmu berhubungan denganku
Atau bahkan kau tak mau sempatkan wktu sedikitpun untukku.
Tp akhi, ak selalu hibur driku. :)

Kamis, 11 April 2013

Ukhuwah Lucu dan Menggemaskan

Bismillahir-rahmanir-rahim..
Ini postingan tentang niat dan riquest dari pemilik akun anfaridaaa15.blogspot.com XD

Awal pertemuan.

Aku mengenalnya sejak kelas 7  tsanawiyah. Itu terjadi 3 tahun yang lalu. Dan aku mengenal dekat dia saat aku kelas 10 Aliyah, sekarang. Sebelumnya.. Aku belum pernah berteman dekat seperti ini jikalau keadaan tidak memaksaku untuk mendekatinya. *muahahaha*

Aku adalah sosok yang termasuk kurang pintar bersosialisasi dengan teman-teman yang baru.. Itu adalah awal aku masuk aliyah. Aku adalah pribadi yang 'susah' berkenalan dan dekat dengan orang. Dan aku terdampar di kelas yang 1 orang pun aku anggap tidak aku percayai bahwa mereka itu benar-benar bisa di percayai,

Aku sering menangis lantaran aku merasa tidak memiliki teman satu pun. Itu pikir ku sihh,.. Hanya pikiranku saja. tapi sebenarnya.. Subhanallah.. Mereka semua peduli denganku.

kutipan hikmah. insyaAllah


Bismillahir-rahmanir-rahim..
Saat-saat ustadz kimia ana berbicara dan lebih tepatnya menegur kami satu kelas untuk membuka pikiran.. Mungkin beliau ingin kami cepet sadar dengan kejadian kami yang memang benar aku menyadarinya bahwa akhlaq kami sangat buruk..

Awalnya mungkin karena saat kami memulai pelajaran, kami tak memberikan tanggapan kepada beliau yang sedang menerangkan bab selanjutnya dengan seni menghargai yang baik..

bismillah.. semoga postingan ini bermanfaat bagi akhina wa ukhtina yang membaca. tapi mohon maaf apa bila banyak kata-kata yang sulit di pahami ;)

------------------------------------------

Ketika Aku Bertanya Tentang Mujahidku


Kembali diri ini melukiskan dalam lembaran-lembaran kertas usang penuh debu karena permintaan sang hati. Dan lagi-lagi aku harus berdebat dengan hatiku sendiri. uhh..

BACALAH!! PAHAMILAH!! Begitu permintaannya memenuhi otak-otakku yang konsentrasinya memang sedang benar-benar membingungkan.
------
Perlahan dan bertahap aku mencoba memahami arti dari apa-apa yang aku baca karena desakan sebongkah pertanyaan dari sang hati. Yang mana hati itu adalah hatiku sendiri. hmm.. Sebal. Kesel. Dan yang paling utama adalah RUMIT. Begitulah kata sang hati.

"katakan padanya apa benar dia masih mencintaimu. Dan jika memang benar dia mencintaimu, mintalah bukti dari padanya untuk meyakinkanku. Agar aku memberinya ruang untuk namanya berada didalamku. Aku mohonn.." rintih hatiku dengan paksaan yang memang benar benar memaksa tanpa ada landasan yang jelas.