Rabu, 17 April 2013

Pijakan Musafir Cinta

bismillahir-rahmanir-rahim..

Tentang musafir cinta. Iya!!... Terbilang tidak akan bertemu pada tempat yang dijanjikan oleh kedua insan. Namun ternyata akan bertemu di penghujung jalan kecintaannya..

Jalan yang mungkin ketika tiap-tiap lisan masih tersumbat oleh ketentuan-ketentuannya… dengan bismillah tiap langkah yang terniatkan karena kecintaan terhadapNya, kedua belahan jiwa itu akan bertemu pada jalan cintaNya..

Tentu saja ini semua mungkin akan terus menjadi rahasia Allah.. Dimana tempatnya dan kapan pertemuan itu akan terlaksana. Tapi, suatu saat Allah sendirilah yang akan membuka rahasia itu. Tiada rahasia yang terus tersimpan dalam lubang keriuhan. Allah akan menampakkan rahasia yang selama ini tersimpan dalam misteri cintaNya.

Tidaklah mudah ketika berjalan dalam sandaran fillah… karena kadang iman akan berbalik arah pada suatu yang tak di harapkan.

Niatan berjalan dengan sandaran fillah, kemudian akan berubah menjadi niatan karena hal lain. Maka tak jarang ketika di tengah-tengah perjalanan, ia temukan jalan yang berliku penuh lubang, ia gugur dalam medan tersebut lantaran jatuh pada lubang satu-dua-dan tiga, kemudian… ia menonjolkan sifat keputus asaan yang tiada habisnya.

Lain lagi dengan sandaran fillah, terasa mudah menyusuri jalan yang berliku dan menanjak. Tiada keluh yang tersampaikan pada tiap langkah kakinya ketika berjalan menempuh satu titik yang ia cari. Terasa mulus dengan sabar yang terhias dalam berjalan menggapai cahaya walaupun jatuh bangun karena lubang yang menyesatkan.

Subhanallah.. Ketika telah sampai di pucuk perjuangan yang nyata, dan benar keduanya saling dipertemukan pada satu jalan yang bernama: jalan cintanya. Apa lagi yang akan dapat tersampaikan melalui bibir mungil sang musafir kecuali kata: 'alhamdulillah' tanpa henti??


2 komentar: