Aku pernah memilihmu...
Sebagai sosok yang pantas aku tunggu.
Aku pernah memilihmu...
Sebagai sosok yang patut aku rindu.
Aku pernah memlihmu...
Sebagai sosok yang menemani sepiku...
Karena aku mencintaimu.
Segala sesuatu tentangmu menjadikan aku untuk memilihmu.
Karena aku mencintaimu. Segala hal tentangmu adalah keterindahan bagiku.
Karena aku mencintaimu. Apapun tentangmu itu baik untukku.
Tapi aku dibuat buta oleh percintaan kapadamu.
Kamu membutakan aku dengan segala lakumu yang sangat berbeda di depanku dan di belakangku.
Kamu orang lain. Ketika kamu berada di depanku.
Namun kamu menjadi diri kamu yang sesungguhnya ketika kamu berada si belakangku.
Di depanku. Kamu katakan kata cinta yang mempu membuatku terbang ke awang menjauh dari tapakkan.
Di depanku. Kamu hadirkan pelukan yang mengahangatkan gigil tubuhku.
Di depanku. Kamu luruhkan air nata yang tertumpah karena kesepian yang mendekapku erat.
Sebelum aku tau bahwa di belakangku kamu tebarkan kata cinta untuk orang lain pula.
Sebelum aku tau jika di belakangku kamu singgap ke pelukan orang lain jua.
sebelum aku tau mengenai kamu yang berpura-pura mengusir kesepianku saja.
Namun itu dahulu.
Sebelum aku memutuskan untuk pergi darimu tanpa kembali lagi.
Sebelum aku memutuskan untuk meninggalkanmu dari kebohongan-kebohonganmu yang membodohkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar