Kamis, 11 April 2013

kutipan hikmah. insyaAllah


Bismillahir-rahmanir-rahim..
Saat-saat ustadz kimia ana berbicara dan lebih tepatnya menegur kami satu kelas untuk membuka pikiran.. Mungkin beliau ingin kami cepet sadar dengan kejadian kami yang memang benar aku menyadarinya bahwa akhlaq kami sangat buruk..

Awalnya mungkin karena saat kami memulai pelajaran, kami tak memberikan tanggapan kepada beliau yang sedang menerangkan bab selanjutnya dengan seni menghargai yang baik..

bismillah.. semoga postingan ini bermanfaat bagi akhina wa ukhtina yang membaca. tapi mohon maaf apa bila banyak kata-kata yang sulit di pahami ;)

------------------------------------------



"Nak.. Apa pantas saya memberikan kalian semua nasihat?"

Tiba-tiba saja beliau bilang seperti itu. Uhh… Aku sambar kertas dan penaku dengan sigap. Karena pikirku saat ini adalah saat-saat yang paling indah: aku mendapatkan bahan tulisan *maklum.. calon journalist kepo aamiin :D*.

Seketika kelas hening tanpa ada yang berkutik. Hanya desas-desus sebal dari seorang temanku yang kurang suka dengan ustadz kimia *aku memanggilnya begitu*

Bla3.. Bla3.. Bla3.. Dan itu adalah waktu yang menegangkan batinku pada saat itu adalah. 'bakalan jadi perdebatan antara ustadz dan murid'

"orang harus bisa menempatkan dimana kamu berada" kata beliau ketika melihat seorang temanku yang menggunakan tas Shaun the sheep. 'hadeehh.. Bkalan jadi perang  kelas untuk kesekian kalinya nihh' pikiranku yang mulai panik dengan mengayun-ayunkan pena mickey mouse kesayanganku.

"karena dunia ini ada 2 yang berpasang2an: baik dan buruk. atas dan bawah. laki-laki dan perempuan. dan lain lain. Kebanyakan orang cenderung ke buruk(jelek). Dan semuanya memang ada, karena semua itu adalah seni hidup" kurang lebih kata2nya begitu. Aassshh aku lupa apa yang beliau ucapin di kalimat ini TT^TT

"Kamu sudah besar, saatnya kamu menentukan diri kamu sendiri" katanya lagi di tengah-tengah kegalauanku yang hampir studium 3 =_=!
Tapi kemudian aku suka dengan lanjutan kata-kata beliau. Seperti obat kegalauanku karena ketinggalan penuturan beliau yang tadi. Hagz3 :D :))

"Masa-masa kamu adalah masa-masa penentuan"

IYA tadz.. Masa-masaku adalah masa-masa penentuan baik atau buruk.. Aku ingin memilih yang baikk… do'a,in yaa tadz.. \(^0^)/ haahahaha
Oke stop kembali ke pembahasan!!


YA.… beliau bilang kalau masa-masa kami (aku dan teman2) adalah masa penentuan. Penentuan antara baik dan buruk. *kembali memperjelas pembahasan di kata 'DUNIA INI ADA 2' >>>sebenernya aku bingung sama kata2 yang "dunia ini ada 2" =_=! uuhh* dan kami di suruh menentukan mana jalan yang akan kami pilih: Baik/ burukkah. *uuhhh gara2 temenku yang pake tas anak TK sihh.. Beliau jadi ngambekkan!!!*

Wwaahh jadi gak nyambung dehh :D

"kenapa, nang kamu pake tas kaya gitu" (kurang lebih seperti itu pertanyaan beliau ke temanku kalo d translate ke bahasa indonesia :D )
"Kan sukanya saya kaya begini, tadz" jawab temanku dengan jantan *emang dia jantan alias lelaki -___-* daaannn dengan PDnya tanpa takut tertentang oleh nasihat ustadzku itu lagi.

Hening~ *krikk krikk krikk…

"orang senang itu hanya sementara" *diaaarrr brraakkk klonteng-klonteng kringgg teng teng teng :D* kata beliau lagi.

"contohnya seperti ini. Kalian lapar seharian, tapi kemudian kalian makan hanya satu piring kalian akan menjadi kenyang. Mudeng?"

--->>> ooohhh.. Iya tadz. Meda mudeng sekarang.
Bagi yang tidak tahu maksudnya begini lohh akhina wa ukhtina pembaca setia postinganku.. Ibaratnya kalian puasa seharian. Kalian nahan lapar, dahaga d tengah teriknya mentari yang membakar telak kalian kaaannn??? (aasif qablahum kata2nya kasar) kalau tiba saatnya berbuka puasa, kalian hanya membutuhkan 1piring makanan saja utuk membuat perutmu kenyang. Kalian akan bahagia dan lega kan karena udah kenyang DENGAN SATU PIRING SAJA lohh…<<<

***
Ganti tema: PEMBELAJARAN~

"tidak akan lama proses pembelajaran kita jika kalian serius." hening (lagi)
Tersenyum dan berkata: "Manusia memiliki kelemahan di kelas awal itu di sebabkan >>POLA PIKIR KALIAN<<

Iisshh.. Dalem hati aku benci soal kaya gituan. Soalnya aku termasuk salah satu santri(murid) yang nakal alias pola pikirnya belum 80% ke pembelajaran semua. Jadinya… yaaa.. Gini dehh..

"jangan pernah sekali kali kalian melawan orang tua kalian."  aku bingung. Bener bener bingung. Tadi pembahasannya dari pembelajaran kenapa nyampe ke orang tua. Tapi.. Gapapa lah buat aku *Meda calon jurnalis yang masih kepo aamiin ini :D*

"kalian melawan orang tua kalian sekali, 2kali kalian melawan yang memberi kalian hidup. Kalian melawan orang tua kalian 2x, berarti kalian melawan Allah 4x. (1x.. 2x.. 3x.. 4x… dan selamanya kalian akan melawan) *na'udzubillahimindzalik. Pikiranku saat itu adalah aku teringat oleh kedua orang tuaku, selama ini mungkin aku durhaka terhadap mereka. Huhu hikzzz.. Yaa Allah.. Ampuni aku*

hikzz TT^TT

Salatiga, April 2013

2 komentar: