Bismillahir-rahmanir-rahim..
Saat-saat ustadz kimia ana berbicara dan lebih tepatnya menegur kami satu kelas untuk
membuka pikiran.. Mungkin beliau ingin kami cepet sadar dengan kejadian kami
yang memang benar aku menyadarinya bahwa akhlaq kami sangat buruk..
Awalnya mungkin
karena saat kami memulai pelajaran, kami tak memberikan tanggapan kepada beliau
yang sedang menerangkan bab selanjutnya dengan seni menghargai yang baik..
bismillah.. semoga postingan ini bermanfaat bagi akhina wa ukhtina yang membaca. tapi mohon maaf apa bila banyak kata-kata yang sulit di pahami ;)
"Nak.. Apa
pantas saya memberikan kalian semua nasihat?"
Tiba-tiba saja
beliau bilang seperti itu. Uhh… Aku sambar kertas dan penaku dengan sigap.
Karena pikirku saat ini adalah saat-saat yang paling indah: aku mendapatkan
bahan tulisan *maklum.. calon journalist kepo aamiin :D*.
Seketika kelas
hening tanpa ada yang berkutik. Hanya desas-desus sebal dari seorang temanku
yang kurang suka dengan ustadz kimia *aku memanggilnya begitu*
Bla3.. Bla3.. Bla3..
Dan itu adalah waktu yang menegangkan batinku pada saat itu adalah. 'bakalan jadi perdebatan antara ustadz
dan murid'
"orang harus
bisa menempatkan dimana kamu berada" kata beliau ketika melihat seorang
temanku yang menggunakan tas Shaun the sheep. 'hadeehh.. Bkalan jadi perang kelas untuk kesekian kalinya nihh' pikiranku yang mulai panik dengan mengayun-ayunkan pena mickey mouse kesayanganku.
"karena dunia
ini ada 2 yang berpasang2an: baik dan buruk. atas dan bawah. laki-laki dan perempuan. dan lain lain. Kebanyakan orang cenderung ke
buruk(jelek). Dan semuanya memang ada, karena semua itu adalah seni hidup" kurang lebih kata2nya begitu.
Aassshh aku lupa apa yang beliau ucapin di kalimat ini TT^TT
"Kamu sudah
besar, saatnya kamu menentukan diri kamu sendiri" katanya lagi di
tengah-tengah kegalauanku yang hampir studium 3 =_=!
Tapi kemudian aku suka dengan
lanjutan kata-kata beliau. Seperti obat kegalauanku karena ketinggalan
penuturan beliau yang tadi. Hagz3 :D :))
"Masa-masa kamu adalah masa-masa penentuan"
IYA tadz..
Masa-masaku adalah masa-masa penentuan baik atau buruk.. Aku ingin memilih yang
baikk… do'a,in yaa tadz.. \(^0^)/ haahahaha
Oke stop kembali ke
pembahasan!!
YA.… beliau bilang kalau masa-masa kami (aku dan teman2) adalah masa penentuan.
Penentuan antara baik dan buruk. *kembali memperjelas pembahasan di kata 'DUNIA
INI ADA 2' >>>sebenernya aku bingung sama kata2 yang "dunia ini ada 2" =_=! uuhh* dan
kami di suruh menentukan mana jalan yang akan kami pilih: Baik/ burukkah.
*uuhhh gara2 temenku yang pake tas anak TK sihh.. Beliau jadi ngambekkan!!!*
Wwaahh jadi gak
nyambung dehh :D
"kenapa, nang kamu pake tas kaya gitu" (kurang
lebih seperti itu pertanyaan beliau ke temanku kalo d translate ke bahasa
indonesia :D )
"Kan sukanya
saya kaya begini, tadz" jawab temanku dengan jantan *emang dia jantan
alias lelaki -___-* daaannn dengan PDnya tanpa takut tertentang oleh nasihat ustadzku itu
lagi.
Hening~ *krikk krikk
krikk…
"orang senang
itu hanya sementara" *diaaarrr brraakkk klonteng-klonteng kringgg teng
teng teng :D* kata beliau lagi.
"contohnya
seperti ini. Kalian lapar seharian, tapi kemudian kalian makan hanya satu
piring kalian akan menjadi kenyang. Mudeng?"
--->>>
ooohhh.. Iya tadz. Meda mudeng sekarang.
Bagi yang tidak tahu
maksudnya begini lohh akhina wa ukhtina pembaca setia postinganku.. Ibaratnya
kalian puasa seharian. Kalian nahan lapar, dahaga d tengah teriknya mentari
yang membakar telak kalian kaaannn??? (aasif qablahum kata2nya kasar) kalau tiba
saatnya berbuka puasa, kalian hanya membutuhkan 1piring makanan saja utuk
membuat perutmu kenyang. Kalian akan bahagia dan lega kan karena udah kenyang
DENGAN SATU PIRING SAJA lohh…<<<
***
Ganti tema:
PEMBELAJARAN~
"tidak akan
lama proses pembelajaran kita jika kalian serius." hening (lagi)
Tersenyum dan
berkata: "Manusia memiliki kelemahan di kelas awal itu di sebabkan
>>POLA PIKIR KALIAN<<
Iisshh.. Dalem hati
aku benci soal kaya gituan. Soalnya aku termasuk salah satu santri(murid) yang nakal
alias pola pikirnya belum 80% ke pembelajaran semua. Jadinya… yaaa.. Gini dehh..
"jangan pernah
sekali kali kalian melawan orang tua kalian." aku bingung. Bener bener bingung. Tadi
pembahasannya dari pembelajaran kenapa nyampe ke orang tua. Tapi.. Gapapa lah
buat aku *Meda calon jurnalis yang masih kepo aamiin ini :D*
"kalian melawan orang tua kalian sekali, 2kali kalian melawan yang memberi kalian hidup. Kalian melawan orang tua kalian 2x, berarti kalian melawan Allah 4x. (1x.. 2x.. 3x.. 4x… dan selamanya kalian akan melawan) *na'udzubillahimindzalik. Pikiranku saat itu adalah aku teringat oleh kedua orang tuaku, selama ini mungkin aku durhaka terhadap mereka. Huhu hikzzz.. Yaa Allah.. Ampuni aku*
hikzz TT^TT
Salatiga,
April 2013
:) wew.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus